Laporkan Penyalahgunaan

The Magazine

Facebook

Tags

Random Posts

Recent Comments

Recent Posts

Latest in Tech

Popular Posts

Apakah Kebenaran itu

Posting Komentar

 Apakah kebenaran itu? Itulah pertanyaan yang sudah ribuan tahun silam yang pernah ditanyakan oleh Pontius Pilatus kepada Yesus.

Kebenaran

Secara umum kebenaran adalah persesuaian antara pengetahuan dan objek. Menurut ilmu filsafat, kebenaran adalah sesuatu yang diperoleh dari hasil merenungkan atau memikirkan sesuatu sedalam-dalamnya atau seluas-luasnya, baik sesuatu itu ada atau mungkin ada.

Banyak orang yang menentukan kebenaran berdasarkan standar dan kehendak sendiri atau menurut anggapan sendiri. Hal itu pada dasarnya bukan kebenaran yang sesungguhnya. Kebenaran yang demikian adalah kebenaran yang sifatnya relatif.

Penulis kitab Amsal menyatakan bahwa hanya kebenaran yang dapat melepaskan seseorang dari maut.

TB Ams 11:4: "Pada hari kemurkaan harta tidak berguna, tetapi kebenaran melepaskan orang dari maut."

Kebenaran yang akan melepaskan seseorang dari maut adalah kebenaran yang berasal dari Yang Mutlak dan Absolut. 

Baca Juga: Harta Tidak Berguna Hanya Kebenaran

Alkitab mencatat pernyataan Yesus; Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." Yohanes 14:6.

Ada tiga pernyataan Yesus disini yaitu; Dialah Jalan, Dialah Kebenaran dan Dialah hidup.

Itu berarti bahwa hanya melalui Yesus kita akan mengetahui kebenaran dan mendapatkan kebenaran. Kebenaran itu yang akan membawa kita kepada kekudusan lewat firman Allah yang adalah kebenaran.

TB Yoh 17:17: "Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran."

Itulah sebabnya kita harus tetap tinggal didalam Firman-Nya, berdiri teguh dalam firman-Nya dan hidup didalam firman-Nya, maka kita akan menjadi orang yang benar-benar merdeka.

TB Yoh 8:31-32: "Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”

Kalau kita sudah dimerdekakan itu artinya tidak ada lagi penghukuman dan kalau tidak ada lagi penghukuman itu artinya seseorang telah lepas dari maut dan hal itu hanya akan terjadi jika kita tetap tinggal didalam firman Tuhan.

Related Posts

Posting Komentar